Seputar Pembayaran DP pada Proses KPR

Kali ini saya ingin membahas seputar pembayaran DP pada transaksi pembelian properti secara KPR. Sebelumnya pada tulisan lain saya sudah menceritakan mengenai proses secara umum KPR rumah second dan menjelaskan besaran uang tanda jadi dan DP pada tulisan ini. Masalah pembayaran DP ini menjadi critical karena merupakan transaksi dengan nilai besar antara person to person. Bukan antara seorang pembeli dengan lembaga berbadan hukum seperti bank.

Continue reading “Seputar Pembayaran DP pada Proses KPR”

Resiko Membeli Tanah Girik (Belum Bersertifikat) di “Kampung”

Dear Sahabat,

Saya ingin cerita pengalaman terkait transaksi pembelian tanah girik (tanah adat, belum bersertifikat) di sebuah “kampung” sekitar 10 tahun tang lalu. Sebagai pasangan muda yang masih “kurang wawasan”, kami dulu bertekad untuk tidak akan pernah berhutang kepada bank dalam pembelian apa pun, termasuk membeli rumah. Kami pun setelah menikah bukannya buru-buru mencicil rumah seperti orang-orang lainnya, namun malah hanya mengontrak rumah. Bukan karena kami tidak mempunyai uang untuk membayar DP rumah, namun kami punya tekad untuk membeli rumah secara cash. Walaupun ada keluarga yang menyarankan kami untuk mencicil rumah dengan KPR, kami mengabaikannya, karena terlalu khawatir jika sewaktu-waktu kami di-PHK, bagaimana melunasi hutang tersebut. Continue reading “Resiko Membeli Tanah Girik (Belum Bersertifikat) di “Kampung””