Contoh Surat Perjanjian Pembayaran DP Pembelian Rumah

Dear Sahabat,

Sebelumnya beberapa pembaca artikel pembelian rumah second dengan KPR meminta contoh surat perjanjian pembayaran DP, namun saya belum sempat mencarinya. Alhamdulillah sore ini saya menemukan surat tersebut dan di bawah ini adalah isinya (dengan penghilangan bagian yang bersifat pribadi).

Tentu saja surat ini jauh dari sempurna. Dalam membuat surat perjanjian, selalu pikirkan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi dan tuliskan apa kesepakatan Anda mengenai resiko tersebut. Jangan merasa tidak enak hati kepada pihak lainnya, uang Anda adalah taruhannya 😉

Berikut ini contoh suratnya:

 

SURAT PERJANJIAN PEMBAYARAN UANG MUKA

Pada hari ini tanggal [hari] [tanggal] [bulan] [tahun] telah disepakati perjanjian pembayaran uang muka pembelian rumah antara kedua belah pihak sebagai berikut :

Nama              : …

No. KTP                : …

Alamat           : …..

Dan selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA atau PENJUAL

 

Nama               : …

No. KTP         : ….

Alamat            : …

Dan selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA atau PEMBELI

 

Selanjutnya PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA menerangkan bahwa perjanjian pembayaran uang muka pembelian rumah ini dilangsungkan dan diterima dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

PASAL 1

  • Obyek pembayaran uang muka pembelian rumah adalah sebuah rumah yang terletak di: [tuliskan alamat lengkap rumah yang jadi objek jual beli]  dengan luas tanah kurang lebih ___ m2 dan  luas bangunan kurang lebih ___ m2.
  • Rumah milik PIHAK PERTAMA ini mempunyai X kamar tidur, Y kamar mandi, satu ruang tamu, satu ruang keluarga dan dapur serta dilengkapi aliran listrik ____ kwatt, jet pump, carport yang kesemuanya dalam keadaan berfungsi atau berjalan dengan baik.
  • Status rumah yang akan dijual oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA adalah sedang dalam keadaan diagunkan ke Bank ABC secara KPR

PASAL 2

PIHAK PERTAMA telah bersepakat untuk menjual rumah seperti yang dimaksudkan pada pasal 1 kepada PIHAK KEDUA dengan harga jual Rp. XXX.000.000 ( ____ juta rupiah)

PASAL 3

Atas kesepakatan seperti yang tercantum pada pasal 2 telah disepakati cara pembayaran secara bertahap dan melalui KPR pada bank yang ditunjuk oleh PIHAK KEDUA.

 

  • Tahap pertama sebesar Rp. X.000.000,- ( __ Juta Rupiah) yang merupakan uang tanda jadi,
  • Tahap Kedua sebesar Rp. XXX.000.000,- ( _____juta rupiah), merupakan uang muka yang harus dilunasi setelah KPR yang diajukan PIHAK KEDUA disetujui oleh bank yang dipilih PIHAK KEDUA dan sebelum acara akad kredit dan akad jual beli dilakukan di depan pihak bank dan pihak notaris
  • Tahap Ketiga (sisa) sebesar Rp. XXX.000.000,- ( _____juta rupiah), akan dibayarkan pada saat terjadinya akad kredit dan akad jual beli di depan pihak bank dan pihak notaris.

PASAL 4

Berkaitan dengan pembayaran sebagaimana yang disebutkan dalam pasal 3, Apabila PIHAK KEDUA telah melakukan pembayaran kepada PIHAK PERTAMA, maka PIHAK KEDUA harus menunjukkan bukti-bukti pembayarannya kepada PIHAK PERTAMA dan PIHAK PERTAMA harus mengkonfirmasikan penerimaan pembayaran tersebut kepada PIHAK KEDUA. Namun apabila PIHAK KEDUA tidak dapat menunjukkan bukti pembayaran dengan alasan apapun kepada PIHAK PERTAMA dan PIHAK PERTAMA secara pasti tidak menerima pembayaran dari PIHAK KEDUA maka secara otomatis semua ketentuan yang dibuat dalam surat perjanjian ini secara hukum batal dengan sendirinya.

PASAL 5

  • (a) Setelah PIHAK KEDUA melunasi pembayaran TAHAP 1 dan TAHAP 2 kepada PIHAK PERTAMA dan PIHAK PERTAMA sudah mengkonfirmasi pembayaran tersebut, PIHAK PERTAMA harus segera mengurus pelunasan KPR objek jual-beli kepada Bank ABC dan selanjutnya mengurus proses roya dari KPR Bank ABC terkait di BPN setempat.
  • (b) Batas waktu yang disepakati untuk mengurus hal pada poin (a) adalah selama ___ minggu, sehingga paling lambat tanggal _________ ( ___________________________) PIHAK PERTAMA sudah menyerahkan SHM (serfikat hak milik) asli, IMB (ijin mendirikan bangunan) asli dan AJB sebelumnya kepada pihak notaris yang telah ditunjuk bersama.

PASAL 6

  • (a) Dalam hal PIHAK KEDUA sudah memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran TAHAP 1 dan TAHAP 2 kepada PIHAK PERTAMA sesuai dengan jumlah yang sudah disepakati, namun  PIHAK PERTAMA dengan alasan apapun berhalangan memenuhi kewajibannya untuk memungkinkan terlaksananya akad sampai dengan tanggal _________ ( ___________________________), maka PIHAK PERTAMA harus mengembalikan semua pembayaran TAHAP 1 dan TAHAP 2 yang sudah diterima dari PIHAK KEDUA kepada PIHAK KEDUA paling lambat tanggal _________ ( ___________________________) dan proses jual-beli dibatalkan.

 

  • (b) Dalam hal PIHAK PERTAMA tidak bisa melaksakan poin (a) , maka secara otomatis PIHAK KEDUA memperoleh hak untuk menempati/mengontrak rumah terkait, maupun mengontrakkannya kepada pihak ketiga, terhitung sejak _______________________ hingga _______________________. (JANGAN DITIRU, sangat berpotensi merugikan pembeli, carilah ide yang lebih baik!)

 

PASAL 7

Dalam hal biaya-biaya yang berkaitan dengan Penjualan Rumah selain pajak penjual yang memang ditanggung oleh PIHAK PERTAMA atau Penjual maka seluruhnya wajib dibayar oleh PIHAK KEDUA atau pembeli seperti biaya – biaya yang dikenakan oleh Bank tempat PIHAK KEDUA mengajukan KPR.

PASAL 8

Segala hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian ini akan dibicarakan antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara musyawarah dengan didasari keinginan untuk mencapai mufakat bersama. Jika karena suatu hal tidak dapat dicapai kesepakatan bersama, maka kedua belah pihak bersepakat untuk menyelesaikannya melalui pihak yang berwajib sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku dinegara ini.

Demikian perjanjian ini dibuat dan disetujui bersama oleh kedua belah pihak dengan sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun juga diatas materai yang cukup dalam rangkap dua yang mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Jakarta, ____________________________

 

PIHAK PERTAMA                                                                PIHAK KEDUA

Penjual                                                                                  Pembeli

 

( ______________ )                                                                    ( __________________ )  

Saksi 1                                                                                     Saksi 2

 

( ______________ )                                                                    ( __________________ )  

 

Advertisements

3 thoughts on “Contoh Surat Perjanjian Pembayaran DP Pembelian Rumah

  1. Pingback: Seputar Pembayaran DP pada Proses KPR – Cerita untuk Sahabat

  2. yog_goy

    Alhamdulillah pak..saat minggu ini saya akan melaksanakan akad KPR mudh2an bisa berjalan dengan lancar.terima kasih pak untuk surat pernyataan nya,sangat membantu.

    mau tanya jg pak,kira2 untuk biaya2 ke notaris,biaya apa saja yang bisa saya nego?
    Dan untuk pajak penjual dan pembeli bagaiamna perhitungan nya,.terima kasih pak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s