Umroh: Mempersiapkan Keperluan Umroh

Dear Sahabat,

Saya ingin sharing tentang kegiatan mempersiapkan barang-barang untuk umroh 9 hari PP. Umroh 9 hari  kemaren, terdiri dari 2.5 hari di Madinah, 3.5 hari Makkah dan 3 hari untuk perjalanan (berangkat 1 hari, pulang 2 hari dihitung mulai checkout dari hotel di Makkah).

Koper dan Tas

  • Koper besar (disediakan travel)
  • Koper kabin (disediakan travel). Koper kabin kami adalah yang four-wheels sehingga memudahkan kami membawanya (tidak perlu dijinjing)
  • Tas sandal (disediakan travel). Gunanya untuk memasukkan sandal (yang sudah dimasukkan kantong plastik), sajadah dan botol minum ketika ke masjid. Sebaiknya tidak dititip, dibawa saja ke tempat shalat. Jangan meletakkan barang berharga juga di tas sandal, karena rentan hilang.
  • Tas dompet. Saya menggunakan tas selempang yang berfungsi sebagai dompet sekaligus penyimpan HP. Tas ini selalu saya pakai bahkan ketika shalat untuk memastikan tidak hilang.
  • Tas tangan. Ini dipake pas di pesawat, sedang pergi tour atau shopping. Untuk ke masjid gak usah dibawa. Cukup bawa tas dompet dan tas sandal saja ke masjid.

Pakaian untuk Wanita

Selain seragam travel yang dipakai ketika berangkat, menurut pengalaman saya cukup membawa:

  • 2 stel pakaian ihram (karena dijadwalkan umroh 2 kali)
  • 5 stel baju gamis (lengkap dengan jilbab, legging, dll)
  • 2-3 stel baju tidur
  • Kaos kaki minimal 7 buah (asumsi 1 kaos/perhari)

Ini dengan asumsi tidak mencuci sama sekali.

Pakaian untuk Pria

  • 2 stel kain ihram. Satu stel sudah disediakan travel, tapi kami merasa perlu menambah satu stel lagi sebagai cadangan.
  • 5 stel baju koko dan bawahannya (bisa celana atau sarung)
  • Baju tidur 2 stel saja (bisa juga dikombinasi dengan sarung)
  • Tidak perlu bawa kaos kaki

Perlengkapan Shalat

  • Sajadah 1 buah (yang diberikan travel). Hotel juga menyiapkan sajadah di kamar.
  • Mukena 1 buah (yang diberikan travel), jika ingin bawa cadangan boleh juga
  • Tidak perlu membawa sarung tangan shalat, kecuali Anda ke masjid tanpa membawa mukena (shalat dengan baju gamis saja). Kalau ingin simple, gunakan selalu mukena ke masjid.
  • Al-Quran tidak perlu dibawa, kecuali ingin membaca Alquran selama di pesawat atau bus. Di masjid (Masjid Nabawi maupun Masjidil Ihram) tersedia banyak sekali mushaf Al-Quran. Di kamar hotel juga tersedia mushaf.

Perawatan Wajah dan Badan

  • Lip balm (penting sekali). Baru hari kedua di Madinah, bibir kami semua sudah mulai pecah2
  • Pelembab kulit (penting sekali). Saya membeli vaseline yang khusus untuk cuaca Arab. Ini berguna sekali untuk mengobati kaki yang pecah-pecah (terutama untuk pria). Selain itu saya juga membeli pelembab Creme 21 untuk muka.
  • Untuk sabun dan shampo, saya lebih sering menggunakan sabun dan shampo dari hotel.

Alas Kaki

  • Sepasang sendal jepit, setia menemani ketika ke masjid
  • Sepatu, untuk naik pesawat, tour dan jalan-jalan di mall 😉

Obat-obatan

Selain obat-obat rutin (untuk yang harus rutin minum obat), bawa juga:

  • Paracetamol
  • Obat batuk
  • Obat sembelit
  • Obat diare
  • Obat pembersih mata (jika kena debu)
  • Vitamin, dll.

Perlengkapan Lain

  • Kacamata hitam (penting). Cukup beli yang 30-an ribu aja, penting digunakan ketika tour di udara terbuka, bahkan ketika sedang thawaf di siang hari.
  • Masker, baik masker sekali pakai atau masker kain. Secukupnya saja, digunakan ketika berada di ruang terbuka yang banyak debu.
  • Jaket/sweater/syal, tergantung musim.
  • Gunting kecil (penting). Gunting untuk beragam kebutuhan ketika packing, buka belanjaan dll, terutama digunakan untuk tahalul.
  • Gunting kuku. Sebelum memulai ibadah umroh disunatkan menggunting kuku.
  • Pisau, jika ingin makan buah di kamar hotel.
  • Perlengkapan packing oleh-oleh. Kami membawa selotip, kantong kresek 1 pack, dan  tali rafia 😉
  • Perlengkapan wanita seperti pembalut dan panty liner. Kedua hal ini berguna untuk menghemat penggunaan celana dalam. Dengan menggunakan pantiliner, kita bisa memastikan kesucian dari najis dengan menggantinya setiap ke kamar mandi.
  • Untuk orang tua, perlu disiapkan pampers. Lokasi toilet di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram cukup jauh, sehingga untuk orang tua yang mulai susah menahan pipis sebaiknya berjaga-jaga dengan menggunakan pampers.

Tempat Membeli Perlengkapan Haji

Saya sarankan membeli semua keperluan haji secara online. Membeli di toko perlengkapan haji pengalaman saya harganya 2 kali lipat yang di toko online. Contohnya saja, vaselin yang ada di gambar di atas. Di Toped harganya cuma 25 rb, di sebuah toko di ITC dijual 50 rb. Kain umroh di toko online bisa dapt 125 rb 1 stel (terdiri dari 2 lembar kain), di toko offline minimal 200 rb. Rata-rata harga di toko offline 2 kali lipat yang online. Jadi jangan mepet2 persiapannya ya Pak/Bu biar sempat beli online.

Advertisements

One thought on “Umroh: Mempersiapkan Keperluan Umroh

  1. Pingback: Pengalaman Umroh dengan NRA | Cerita untuk Sahabat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s