Advertisements
RSS

IVF: Tahap Embryo Transfer (ET)

16 Mar

Melanjutkan cerita pengalaman bayi tabung sebelumnya tentang OPU, 2 hari setelah OPU saya mendapatkan kabar dari Klinik Yasmin bahwa ET akan dilaksanakan pada H18 pagi (4 hari setelah OPU). Kami diinstruksikan untuk sudah sampai di Yasmin 30 menit sebelum waktu yang ditentukan. Kali ini tidak ada instruksi untuk puasa dan lain-lain, hanya meneruskan minum obat yang diresepkan pasca OPU dan diminta ke lab pagi hari sebelum ET.

Persiapan ET

Saya mencari info di internet tentang ET dan pasca ET. Banyak yang menyarankan untuk bed-rest dua minggu pasca ET. Saya sendiri sudah menanyakan ke dokter saya apakah saya perlu bed rest selama itu, tapi beliau bilang hanya perlu beberapa hari saja. Namun untuk berjaga-jaga saya putuskan untuk akan istirahat di rumah selama 2 minggu. Saya bahkan meminta ibu saya untuk menjaga saya karena teman saya yang sukses bayi tabung mengatakan bahwa dia benar-benar tidak turun dari tempat tidur kecuali ke kamar mandi.

Terkait bayangan bahwa saya harus istirahat selama 2 minggu tersebut, menjelang ET yaitu H16 dan H17 saya habiskan untuk belanja kebutuhan 2 minggu dan bersih-bersih rumah, karena setelah ET saya akan dilarang beraktifitas.

Pelaksanaan ET

Kami sampai di Yasmin tepat waktu. Sebelumnya diinstruksikan bahwa menjelang ET saya harus minum yang banyak dan nahan pipis. Saya juga ke lab untuk ambil darah pra-ET, baru lah kemudian naik ke Lt 4 (Klinik Yasmin).

Sekitar jam 8:30 saya dan suami diminta masuk ke ruang IVF. Saya diminta mengganti baju di ruang ganti, suami hanya diminta menggunakan kostum khusus seperti kalau kita jenguk pasien di ICU. Tidak seperti saat OPU, saya tidak menggantung baju saya di ruang ganti tapi memasukannya ke sebuah kantong untuk nanti saya titip ke suami. Ini dilakukan karena pasca ET saya tidak mungkin kembali ke ruang ganti, jadi akan ribet nanti kalau suster atau suami saya harus memeriksa mana yang merupakan pakaian saya di antara pakaian-pakaian yang tergantung. Di Yasmin tidak disediakan loker dalam kamar ganti, berbeda dengan kamar ganti bagian radiologinya.

Setelah berganti pakaian, saya dan suami masuk ke ruangan khusus dan bertemu dokter  yang kemudian menerangkan kondisi embrio kami. Dokter menunjukkan gambar-gambar embrio. Pada saat OPU diambil 15 ovum, namun yang berhasil menjadi embrio hanya 11 buah. Dari 11 tersebut hanya 2 yang kualitasnya grade 1, beberapa grade 2 dan yang lainnya saya lupa. Diputuskan untuk memasukkan 3 embrio pada ET kali ini, terdiri  dari 2 buah yang grade 1 tadi dan 1 buah grade 2. Tiga buah embrio grade 2 lainnya diputuskan untuk dibekukan (freezing). Yang lainnnya bagaimana?  Sayangnya akan dibuang 😦

Setelah mendapatkan penjelasan tersebut, saya diminta masuk ke ruang tindakan dan suami diminta menunggu di ruang tunggu. Sebelumnya mereka mengkonfirmasi apakah saya akan dirawat inap atau langsung pulang? Saya agak bingung awalnya karena pada brosur yang saya terima paket 25 juta termasuk rawat inap 1 malam di RSCM Kencana. Berpikir bahwa sayang paketnya tidak digunakan, kami bilang bahwa saya akan dirawat inap. Suami saya pun diminta mengurus admistrasinya.

Saya pun memasuki ruang tindakan. Saya diminta tidur dengan kaki pada posisi USG transV. Sangat tidak nyaman. Bayangkan, saya harus berada pada kondisi tersebut sembari menahan pipis. Saya sangat khawatir jika saya tidak sanggup menahannya hehe.

Perawat dan dokter kemudian mempersiapkan peralatan untuk mentransfer embrio ke rahim saya. Agak tidak nyaman pas pemasangan alat, sama seperti yang saya rasakan pas HSG atau inseminasi buatan. Intinya mereka memasang selang yang dilewatkan ke V untuk memindahkan embrio. Prosesnya gak lama, mungkin sekitar 10 menit saja. Pada layar monitor ditampilkan gambar 3 embrio yang akan ditransfer dan bagaimana mereka tersedot dan menghilang dari layar. Mungkin itu artinya mereka sudah berpindah ke rahim saya. Saya sempat melirik jam dinding, dan saya ingat tepat jam 9:20, embrio itu masuk 🙂

Setelah itu, suster langsung memasangkan kateter. Saya agak lupa sebenarnya kapan kateter ini dipasang. Saya cuma ingat, saya sangat lega ketika dijinkan tidak menahan pipis lagi. Legaaa.

Saya dibiarkan berbaring di tempat tidur ruang tindakan tersebut selama lebih kurang 1 jam. Setelah itu saya dipindahkan ke tempat tidur lain tanpa turun dari ranjang untuk kemudian dibawa ke ruang pemulihan. Kata perawatnya saya akan istirahat di sana sampai kamarnya tersedia.

Sekitar jam 12:00 saya diberi tahu suster bahwa saya akan dipindahkan ke kamar kawat inap. Saya dipindahkan kembali ke tempat tidur lain milik instalasi rawat inap, kembali dengan cara bergeser tanpa turun dari ranjang. Terjadi serah terima dari suster Yasmin dan Rawat Inap. Oleh-oleh obatnya banyak sekali, terdiri dari 2 jenis obat suntik dan 3 obat minum dan 1 obat lewat vagina. Berikut ini daftarnya:

  • Suntikan Pregnyl, 2 kali seminggu. Suster bilang ini untuk penguat kandungan
  • Suntikan Lovenox, setiap hari sampai 14 hari ke depan. Setelah googling saya ketahui bahwa peranannya adalah untuk mengencerkan darah.  Belakangan saya ketahui bahwa hasil lab D-Dimer saya pra ET menunjukkan indikasi darah saya sangat kental, mungkin ini alasannya obat ini diberikan. FYI, suntikan ini agak menyakitkan (perih), beda dengan Gonal F
  • Kembali menerukan obat pasca OPU seperti Progynova, Duphaston, Mendrol dan Cygest. Yang tidak lanjut cuma antibiotik Cefspan dan Caberlin. Sayang deh kapsul Caberlin saya masih sisa 1 buah, dimana satu buahnya berharga lebih dari 100rb. Mau sumbangin sama siapa ya?

Semua obat itu sudah disiapkan untuk 14 hari pasca ET. Saya membayangkan tambahan tagihan untuk seabreg obat di atas pasti lumayan.

Rawat Inap Satu Malam di RSCM Kencana

Singkat cerita saya dibawa ke instalasi ralat inap kamar VIP. Ternyata di Kencana, kamar paling murah adalah VIP, gak ada Kelas I, II atau III. Di atas VIP ada VVIP, Suite dan President Suite. Jadi geli sendiri ketika kami sempat terpikir bagaimana jika kami turun kelas saja biar lebih hemat, untung gak jadi nanya, hehe.

Saya dipesan oleh suster agar sebisa mungkin tidak bangun atau duduk sampai 24 jam ke depan. Saya berdoa supaya saya gak kebelet BAB. Demikianlah, saya habiskan waktu dari jam 12 siang sampai malam, sampai besok paginya lagi dengan berbaring di tempat tidur. Makan dan minum juga disuapin. Kondisi badan saya biasa saja, tidak mengalami gejala pusing, kram, dll. Bosan saja karena tidak boleh bangun, hanya sesekali miring ke kiri dan ke kanan.

Besoknya sekitar jam 9:00, dokter melakukan visit dan memastikan saya boleh pulang. Saya diperbolehkan bangun dari tempat tidur. Ketika saya tanya lagi apakah saya harus bed rest, dokter bilang gak perlu, silakan beraktifitas seperti biasa. Hmm, saya jadi bingung. Saya tanya juga apakah saya boleh langsung mandi pagi itu. Dokter bilang tidak masalah, dia hanya minta berhati-hati jangan sampai jatuh.

Demikianlah, setelah dokter pergi, alat kateter dicabut dan saya langsung mandi keramas. Siap-siap pulang. Saya tidak diijinkan suami beberes, jadi hanya duduk manis saja.

Tagihan Pasca ET

Ketika suami mengurus administrasi pulang, beliau kaget terima tagihan 14 juta. Terdiri dari:

  • Obat-obatan tindakan ET dan Pasca ET: 5.5 juta
    • Pregnil inj 5000 IU: 2 buah @397 rb
    • Lovenox inj 40 mg: 14 buah @159 rb
    • Cygest Pessary 400mg: 30 buah @41rb
    • Duphaston: 42 buah @18 rb
    • Medrol dll tidak terlalu mahal harga satuannya
  • Biaya freezing embrio 3 juta dan penyimpanan 6 bulan 3 juta: 6 juta
  • Biaya test lab Pra-ET: 688 rb
  • Kamar VIP: 1.5 juta
  • Dokter visit: 250 rb
  • Pencabutan kateter: 69 rb

Setelah dikonfirmasi, biaya rawat inap sudah tidak lagi dimasukkan paket. Oleh karena pada DP 30 juta, masih ada sisa 2 jutaan, kami sekarang harus lunasi 11 jutaan lagi.

So, sampai tahap ini, kami sudah mengeluarkan biaya hampir 80 juta.

Singkat cerita, setelah membereskan masalah administrasi, kami pun pulang ke rumah. Saya diminta datang konsul seminggu lagi, 7  hari pasca ET. Saya akan cerita tentang pengalaman pasca ET pada kesempatan berikutnya.

Advertisements
 
9 Comments

Posted by on March 16, 2016 in TTC

 

Tags: , , , , ,

9 responses to “IVF: Tahap Embryo Transfer (ET)

  1. Ernitio Marince Samosir

    May 30, 2016 at 12:42 am

    Salam kenal mba…saya erni…gmna kbr mba skrg…apa hasilnya? maaf klu mba brkenan sya ,au tnya2 ke mba tth program ivf yg mba jalani diklinik yasmin…
    Klu mba brkenan ini nope sya 087875040187.
    Tks

     
    • shizuka

      August 3, 2016 at 4:18 pm

      Gagal mbak programnya. Pada H-14 saya mens 😦

       
  2. Desi

    August 1, 2016 at 8:53 pm

    Mlm mba, salam kenal. Kemaren IVF sama dokter siapa mba? Aku jg rencana mau IVF.

     
    • shizuka

      August 3, 2016 at 4:20 pm

      Sama dr M. Silakan cari tahu sendiri ya 🙂

       
  3. teti nurmalasari

    August 3, 2016 at 3:57 pm

    Hallo mbak saya teti, salam kenal ya mbak, semoga mbak sehat selalu..
    Mbak saya udh baca catatan mbak dari persiapan program BT smp ET, makasih ya mbak untuk sharing nya, sangat berguna buat saya yg mau program BT juga di klinik Yasmin
    Kalau boleh tau mbak bagaimana hasil program nya mbak? saya penasaran nih mbak
    Soalnya usia saya sama kaya mbak di atas 40th juga…
    Kita tunggu share nya lagi ya mbak, makasiihh..

     
    • Tuty

      September 17, 2016 at 11:42 pm

      Mb teti salam kenal.
      Mb gmn dng program BT nya..
      Sharing dong mb coz sy jg lg program.tq

       
  4. ratri natarini

    August 4, 2016 at 6:07 pm

    mbak, kebetulan saya juga sedang dalam proses IVF dengan dr M (dugaan saya sama). pertanyaan saya, mbak merasa puas atau ada yang dikritisi perihal program IVF yang telah mbak jalani.
    terima kasih sebelumnya

     
    • Miss U

      November 1, 2016 at 12:04 am

      Mba Ratri bagaimana programnya dgn Dr M,berhasilkah?

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: