Advertisements
RSS

Mengurus Perpanjangan Paspor di Kantor Imigrasi Depok

11 Apr

Dear Sahabat,

Saya ingin share pengalaman mengurus perpanjangan paspor di Depok. KTP saya masih Tangerang Selatan, namun karena sekarang lebih sering berada di Depok, saya pun mengurusnya di sini. Berikut infonya.

Alamat kantornya:

KANTOR IMIGRASI KELAS II DEPOK
Jalan Boulevard Raya Komplek Perkantoran Pemda Depok
Grand Depok City Kota Depok

Tlp. 021-77820580 Fax. 021-77820580

Selain kantor imigrasi, di komplek itu ada Pengadilan Agama, BPN, dll.

Prosedurnya:

HARI PERTAMA: PENYERAHAN DOKUMEN

1. Sebelumnya lengkapi persyaratan, bisa dilihat di website Kantor Imigrasi Depok. Ingat ya, bawa semua dokumen asli, jangan cuma foto copy. Saya terpaksa pulang lagi pada kesempatan pertama karena tidak bawa dokumen KK dan ijazah asli. Selain itu perlu diingat, ada aturan khusus di Depok ini untuk cara membuat foto copy KTP. KTP tidak di-copy bolak-balik, tapi di-copy sejajar dan ukuran kertasnya harus A4, jangan dipotong. Demikian juga dengan foto copy lainnya, jangan dipotong kertasnya. Kalau format ini salah, data Anda akan ditolak.

2. Datang ke Kantor Imigrasi Depok, disarankan sebelum jam 6 pagi. Mengapa? Biar dapet nomor antrian awal, jadi kita gak perlu ngantri lama. Syukur-syukur kalau dapat urutan 1 😀 Ketika kantor ini buka jam 8:00 pagi langsung deh kita dilayani, jadi cepat pulang kan? Nggak perlu ijin lama ke kantor.

Jika Anda datang sebelum jam 7:00, sudah ada Pak Satpam yang menyiapkan tempat meletakkan dokumen di depan pintu kantor. Segera Anda letakkan dokumen Anda di sana. Nomor antrian akan ditentukan oleh posisi dokumen di tumpukan yang dijaga Pak Satpam tersebut. Nah sekitar jam 7:00, Pak Satpam akan membawa tumpukan dokumen ke dalam kantor dan meletakkannya di meja registrasi.

3. Selain dokumen pada no 1, kita juga akan diminta untuk mengisi formulir. Formulir ini baru bisa didapatkan jam 7:00 pagi di salah satu loket di sana. Trus bagaimana dengan yang sudah naro dokumen persyaratan jam 6 pagi? Santai saja, nanti formulirnya diserahkan pas verifikasi kelengkapan dokumen saja. Jadi jangan nunggu isi formulir kelar dulu, baru naro dokumen ya? Bisa dapet nomor gemuk ntar 😛 Oh ya, perlu materai juga 1 buah. Jangan lupa disiapkan sebelumnya. Beli di tempat fotocopy Kantor Imigrasi sih bisa, namun selain mahal (8000) antrinya juga lama 😦

4. Sekitar jam 7:30, petugas pendaftaran akan mulai membagikan nomor antrian berdasarkan posisi dokumen kita. Petugas akan memanggil satu persatu, sembari memeriksa kelengkapan persyaratan. Jika ada yang kurang atau salah, akan diminta melengkapi lagi. Jika semuanya OK, kita baru diberi nomor antrian untuk verifikasi dan penerimaan dokumen. Perhatikan bahwa nomor antriannya dibatasi, kalau tidak salah hanya 100 nomor sehari. Selain memberi nomor antrian, petugasnya menyerahkan kembali dokumen kita, untuk nanti kita serahkan ke loket penerimaan. Nah inilah saatnya kita bertanya jika ada yang masih belum dimengerti.

Yang bikin kesel di tahap ini adalah para pendaftar paspor yang tidak tertib. Seharusnya duduk manis saja nunggu di panggil, tapi banyak yang mengerubungi meja petugas antrian. Padahal kan petugasnya manggil pendaftar pake mic, gak mungkin ga kedengeran kalau nanti namanya dipanggil. Udah gitu, banyak yang suka bolak-balik periksa dokumennya yang sudah diserahkan. Bikin mata pendaftar lain jadi melotot, khawatir dokumennya diganggu gugat atau ada yang nyelak antrian. Mbok ya nanti saja periksa dokumen Anda pas dipanggil petugas. Ini malah bolak-balik cek, selipin dokumen ini dan itu. Belum lagi yang bolak balik nanya ke Bapak petugas tersebut. Kasihan banget si Bapak, cuma satu orang melayani sekian banyak orang dan urusan. Untuk Kepala Kanim, kalau baca blog saya ini, mohon ditertibkan masalah ini. Sebaiknya meja penyerahan dokumen tersebut dibuat tertutup (ditutup kaca misalnya), tidak terbuka seperti sekarang. Jadi yang sudah submit dokumen ya wis, gak bisa bongkar-bongkar mapnya lagi. Selain itu sebaiknya ada meja khusus INFORMASI. Jadi yang nanya-nanya langsung di sini, tidak mengganggu proses pemeriksaan kelengkapan dokumen dan pemberian antrian.

5. Selanjutnya tinggal duduk manis menunggu nomor kita dipanggil ke bagian penerimaan dokumen. Nanti kita akan ditanya-tanya tentang data kita. Jika semua lancar, maka kita diberi tanda terima dan diminta datang 2 hari kemudian untuk foto dan wawancara. Selain itu kita diberi nota untuk pembayaran biaya pembuatan paspor di Bank BNI (manapun). Harus dibayar lewat teller, gak bisa lewat transfer. Kita selanjutnya bisa pulang 🙂

6. Pergi ke BNI terdekat, antri di teller dan bayar biayanya. Untuk paspor 48 halaman, biayanya 255 rb. Plus biaya administrasi BNI 5000, jadi 260 rb.

HARI KEDUA: FOTO DAN WAWANCARA

1. Dua hari kemudian balik lagi ke Kanim, bawa bukti penerimaan dokumen dan bukti pembayaran dari BNI. Ingat ya, biar gak lama antri, datangnya harus pagi-pagi sekali. Saya waktu itu agak telat, sampainya sudah jam 7:30, akibatnya mendapatkan nomor antri 40-an. Untuk fase kedua ini, yang kita tumpuk di loket adalah bukti pembayaran kita.

2. Jam 7:30, petugas loket kembali mulai memberikan nomor antrian. Setelah nama kita dipanggil, kita diberi nomor antrian.

3. Tunggu dipanggil untuk foto dan wawancara (sekaligus, gak perlu antri dua kali). Lima tahun yang lalu ketika saya urus paspor di Tangerang, antri untuk foto dan wawancara terpisah. Alhamdulillah di Depok lebih baik 🙂

4. Setelah selesai foto dan wawancara, kita diberi surat untuk pengambilan paspor. Jadwalnya adalah 3 hari kerja setelahnya.

HARI KETIGA: PENGAMBILAN PASPOR

Jadwal pengambilan paspor di Depok mulai jam 13:00 – 15:00.

Nah, belajar dari pengalaman sebelumnya, saya datangnya gak pas jam 13:00 dong … saya datang jam 12:15. Itu juga tumpukan suratnya sudah lumayan :P. Segera letakkan surat untuk mengambil di meja pengambilan. Sekitar jam 12:45, ada petugas yang mengambil tumpukan surat tersebut. Mungkin habis itu beliau langsung mencari paspor terkait. Pas jam 13:00 staf Kanim sudah mulai memanggil satu persatu. Alhamdulillah, akhirnya selesai juga prosesnya dan mendapatkan paspor baru 🙂

Kesimpulannya:

1. Pelayanan Kanim Depok menurut saya baik. Tepat waktu dan ramah. Hanya tinggal memperbaiki bagian pemberian nomor antrian.

2. Mengurus paspor sendiri tanpa calo itu gampang banget

3. Jangan lupa untuk selalu datang pagi-pagi. Datang jam 10:00 bisa berakibat Anda tidak mendapatkan nomor antrian.

Terima kasih KANIM DEPOK 🙂

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on April 11, 2014 in pelayanan umum

 

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: