Advertisements
RSS

Jalan-jalan ke Singapura Juni 2013 (Bag 2)

14 Jun

Tulisan ini merupakan sambungan dari catatan perjalanan hari 1 dan 2.

Hari Ketiga

Ini hari terakhir di Singapura. Kami akan berjalan-jalan ke IKEA Alexandra dan tempat lain yang mungkin dikunjungi sebelum kembali ke Changi. Selain itu kami juga akan mengunjungi teman yang tinggal di daerah Bedok sebelum ke bandara. Jadwal pesawat kami adalah jam 21:00 dari Changi, jadi masih  banyak waktu untuk jalan-jalan hari ini. Kami menargetkan sudah sampai Changi jam 17:00 (4 jam sebelum take off) karena teman saya ingin berkeliling bandara Changi yang konon merupakan bandara terbaik di dunia.

Jam 8-an kami sudah meninggalkan hotel dengan sebelumnya sudah checkout dan menitipkan koper untuk diambil sore nanti. Pagi hari cuaca tidak begitu cerah dan sedikit mendung. Awalnya saya tidak membawa payung, namun setelah sampai di halte bus seberang hotel hujan mulai turun, saya memutuskan kembali ke hotel untuk mengambil payung di koper yang dititipkan. Jadi, jangan lupa sedia payung ya 🙂

Hotel Difoto dari Bus Stop Seberang Hotel

Hotel Difoto dari Bus Stop Seberang Hotel

Berikut ini catatan perjalan hari terakhir.

  • Rencananya mau sarapan di Zam-Zam, depan Masjid Sultan, namun karena salah baca peta, nyasar ke Little India, kami akhirnya sarapan di Mc. Donald di Jalan Besar, dekat Syed Alwi Road. Kami makan burger seharga SGD4, sudah termasuk teh.

Ternyata Mc. Donald ini sudah dekat dengan Mustafa Center, tempat shopping yang terkenal itu. Sayang sekali kami melewatkannya karena fokus akan berangkat ke IKEA Alexandra.

  • Dari bus stop seberang Verasamy Road kami naik bus yang melewati Bugis, lalu turun di sebuah bus stop.  Turun di sini sebenarnya ngacak saja. Pas bingung-bingung naik apa ke IKEA Alexandra, saya ketemu ibu-ibu orang Indonesia yang lagi nunggu bus juga. Ibu itu mengatakan kami sudah di Stasiun Bugis, jadi bisa naik MRT. Wah pas banget deh. Akhirnya diputuskan naik MRT ke Stasiun Queenstown, dilanjutkan naik bus ke IKEA Alexandra. IKEA ternyata baru buka jam 10:00 (jam 11:00 WIB), jadi kami datangnya gak begitu jauh dari jam buka toko 🙂
  • Oleh karena ini pertama kalinya saya ke IKEA Alexandra, saya menghabiskan waktu cukup banyak berkeliling, mencari-cari apa barang menarik yang bisa dibeli. Sejujurnya tidak begitu istimewa, karena mirip dengan ACE Hardware di Jakarta. Banyak barang-barang yang ‘lucu’. Bedanya, ada contoh penataan kamar berikut isinya. Harganya menurut saya memang sedikit lebih murah dibanding ACE Hardware.

Yang spesial di IKEA adalah pada meja kasir tidak disediakan kantong plastik untuk menampung belanjaan. Jadi setelah membayar, kita harus membungkus sendiri di tempat yang sudah disediakan. Di sana sudah disediakan koran bekas, gunting dan tali rafia. Menarik ya? Let’s go green 🙂

  • Di IKEA ini juga ada restoran. Yang menarik adalah ada hot dog seharga SGD 1 dan es krim SGD 0.5  saja. Saya tentu saja ingin membeli, tapi pas akan membayar kasirnya bilang ke saya kalau tidak halal. Baik sekali ya. Ternyata yang ada makanan halalnya itu di IKEA Tampines. Gigit jari deh. Jam waktu itu sudah menunjukkan jam 12-an.
  • Dari IKEA, sebenarnya saya masih ingin mencari factory outlet yang katanya banyak di sekitar IKEA Alexandra. Tapi sayang, teman saya sudah tidak antusias dan ingin segera balik ke hotel agar tidak terlambat ke bandara. Selain itu kami memang ada agenda mengunjungi teman yang tinggal di daerah Bedok, dekat bandara Changi.

Di seberang IKEA Alexandra itu ternyata ada Anchor Point Department Store. Sayang saya tidak singgah ke sana 😦

  • Dari IKEA kami berencana naik bus untuk kembali ke Stasiun MRT Queensstown menuju Lavender, tapi salah naik bus, sehingga nyasar hingga akhirnya kami memutuskan turun bus. Ternyata halte dimana kami turun adalah halte NUS (National University of Singapore).
  • Oleh karena sudah salah arah, kami kemudian menyeberang jalan dan menunggu bus dari arah sebaliknya. Untungnya ada beberapa mahasiswa di halte tersebut dan ketika saya tanya bagaimana mencapai Stasiun MRT terdekat, mereka memberi petunjuk agar naik bus yang sama dengan mereka dan mereka akan memberi tahu dimana kami akan turun. Baik sekali ya? 🙂
  • Akhirnya kami sampai di Stasiun MRT Buona Vista. Dari Buona Vista kami naik MRT, turun di Stasiun Lavender, kemudian  naik bus ke hotel untuk mengambil koper
  • Dari hotel kami naik bus lagi menuju Stasiun MRT Lavender. Ada sedikit masalah di sini, kami sebelumnya tidak pernah menuju Stasiun MRT dari hotel, dan bus yang biasa kami lalui tidak berhenti di depan stasiun, harus jalan kaki sedikit. Oleh karena sedikit bingung, kami turun di Lavender Street dekat Cavan Road. Di sana ada ibu-ibu India yang menyarankan kami naik Bus 133 yang akan berhenti langsung di Stasiun Lavender
  • Dari Stasiun Lavender kami turun di Stasiun Bedok. Dari Bedok kami naik bis ke apartemen teman kami. Hanya satu jam di sana, numpang solat Zuhur-Ashar (dijamak) kemudian kami pamit untuk kembali lagi ke MRT Bedok sekitar jam 16:30. Dari rumah teman, naik bus ke Stasiun Bedok langsung ke Changi naik MRT. Sampai di Changi sekitar jam 17:00. Bedok sangat dekat dengan Changi, cuma satu stasiun dari Tanah Merah, dimana kita harus berganti naik kereta ke bandara.
  • Di Changi, saya menghabiskan waktu sekitar  4 jam sebelum jadwal keberangkatan pesawat. Keliling melihat-lihat Terminal 3 sekitar 1 jam, kemudian naik sky train ke Terminal 1.

Sebenarnya ada banyak hal menarik yang bisa dikerjakan di Terminal 3, seperti nonton film di Movie Theatre, melihat taman Butterfly, kolam ikan koi dll. Namun berhubung waktunya nanggung dan belum familiar dengan lokasi tempat menarik tersebut, saya tidak jadi ke tempat tersebut.

  • Di Terminal 1 saya makan malam di Pizza Hut. Pizza Hut termasuk yang memiliki sertifikat halal. Saya duduk di sana sekitar 1 jam, killing time menunggu jadwal penerbangan. Jam 19:00 saya masuk ke daerah imigrasi dan menunggu penerbangan ke Jakarta. Gate baru dibuka jam 20:00, jadwal penerbangannya sendiri jam 20:55. Pesawatnya delay selama 15 menit. Akhirnya jam 21:50 WIB saya sampai di Jakarta 🙂

Buat saya, dari liburan 3 hari 2 malam ini ada beberapa hal baru yang saya coba:

  • Menginap di Fragrance Hotel Oasis –> Not Recommended. Kekurangannya, perlu naik bus ke pusat kota sekitar 20 menit (15 bus stop). Dengan menambah sekitar 100rb-200rb lagi sudah mendapatkan hotel di daerah Bugis/Little India. Selain itu hotel ini tidak free wifi, harus bayar SGD 5/2 jam atau SGD 10/1 hari. Sangat mahal 😦
  • Naik bus Hippo Singapore –> Not recommended
  • Ke IKEA –> tidak perlu menjadi prioritas
  • Nyobain Uncle Ice Cream –> Recommended

Overall, saya tidak begitu puas dengan perjalanan saya kali ini, mungkin karena perencanaan yang kurang bagus. Seharusnya saya memprioritaskan kunjungan ke Garden By The Bay atau Singapore Botanical Garden, serta mengunjungi lebih banyak tempat baru. Tidak ada pengalaman baru yang sangat mengesankan. Next time ke Singapura, saya pastikan Garden By The Bay, Singapore Botanical Garden, Chinese Garden, dan walking tour akan ada di itinerary perjalanan saya.

Demikian catatan perjalanan ketiga saya di Singapura. Semoga bermanfaat 🙂

Advertisements
 
13 Comments

Posted by on June 14, 2013 in Singapura

 

Tags: , , , ,

13 responses to “Jalan-jalan ke Singapura Juni 2013 (Bag 2)

  1. Ryan M.

    June 30, 2013 at 2:58 pm

    Posting yang menarik. Menurut saya, peta yang paling penting adalah peta jalur MRT. Tujuan yang recommended… hm… Bugis Street untuk belanja oleh-oleh murah-meriah, Sentosa Island (Universal Studio Singapore) bagus untuk foto-foto (selain di Merlion tentunya). Es potong ala Singapore? Hm pasti itu 🙂

     
    • kafin

      July 16, 2013 at 11:30 am

      Setuju, Pak Ryan. Terima kasih atas sharing-nya.

       
  2. vivi_cute

    July 9, 2013 at 6:43 pm

    wah kita sama donk ke sing tgl 14 juni kemaren hehe…Nice posting,next month kesana lagi =)

     
    • kafin

      July 16, 2013 at 11:28 am

      Saya ke sana tanggal 7 – 9 Juni. Baru sempat posting di blog 14 Juni.
      Wah asik dong Mbak Vivi sering main ke Singapura, kota yang nyaman 🙂
      Terima kasih sudah mampir ke blog saya.

       
  3. lilik

    August 15, 2013 at 7:21 pm

    Mbak dari chinatown ke changi kira2 bp jam klo sy naik taxi atau enaknya naik apa ya mbak mohon info

     
    • kafin

      August 16, 2013 at 9:53 am

      Mbak Lilik, sebaiknya naik MRT saja. Oleh karena jarak Chinatown – Changi cukup jauh, saya yakin jika dengan taxi akan menjadi sangat mahal.
      Jika dengan MRT, salah satu alternatifnya adalah naik MRT dari Stasiun Chinatown (jalur ungu) ke Stasiun Outram park untuk pindah ke jalur hijau. Stasiun Outram Park ini merupakan stasiun persilangan antara jalur ungu dan hijau. Nah, sesampainya di Stasiun Outram Park selanjutnya pindah ke peron jalur hijau (Green Line), kemudian naik MRT jurusan Pasir Ris, nanti turun di Stasiun Tanah Merah. Dari sana, naik lagi MRT menuju Changi. Perkiraan waktu 1 jam termasuk waktu untuk pindah dari Purple Line ke Green Line.
      Semoga membantu.

       
  4. Sri Hastuti

    October 29, 2013 at 8:18 pm

    Informasinya cukup lengkap ya,tapi agak ribet,kalau saran saya mendingan ke singapura lewat batam aja kmungkinan lebih murah,karena disana ada biro perjalanan yg menyediakan paket one day s’pore,seharian kita jalan di singapur dari jam 7 pagi sampai jam 9 malam, udah temasuk makan siang 1 kali biayanya cuma 800 rb

     
  5. shita

    March 23, 2014 at 10:36 pm

    Mbak saran dong. Tgl 31 ini mau ke singapore untuk pertama kali dan cuma sehari. Yg ngirit dan efektifnya saya ambil hippo atau mrt yang tourist pass ya. Kalau hippo yg paling murce yg original tour itu ga lewat universal (sentosa island) tp bisa kemana2 tinggal duduk doang. Sedangkan mrt $10 udah bisa kesana sini tp takut bingung.

     
    • kafin

      April 4, 2014 at 3:01 pm

      Dear Mbak Shita, mohon maaf baru sempat balas. Sudah lewat yah … semoga jalan-jalannya asik ya… Menurut saya sih karena ini pertama kali mending baik bus Hippo yang original tour, lewat patung Merlion yang wajib dikunjungi jika berlibur ke Singapore.

       
  6. stella

    April 4, 2014 at 2:40 pm

    Mbak nanya dong, kalo mau ikut yg CSS itu tp qt cm mau duduk manis di busnya aj tanpa turun2, itu tetep pake yg paket harga S$33 itu ya? Atau ada paket harga lain kah? heheeee Thanks..

     
    • stella

      April 4, 2014 at 2:44 pm

      Oh ya maaf, satu lagi, itu harga S$33 sudah termasuk semua rute dr heritage, city, original sampe sentosa? Brrti cukup hop off utk ganti bus dg rute berbeda tanpa harus bayar lg? Atau hanya berlaku utk 1 rute saja?

       
    • kafin

      April 4, 2014 at 2:49 pm

      Benar, Mbak Stella. Walaupun cuma duduk manis di bus, tetap harganya sekian. Trus, tiket itu sudah termasuk 3 rute, original, city dan sentosa.
      Informasi lebih lengkap bisa dilihat di websitenya http://www.ducktours.com.sg/hippo.php.

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: