Leiden – Kota Tua Yang Cantik

Saya mendapatkan tugas kantor ke Leiden pada bulan Juli 2012. Jika masih inget pelajaran sejarah, ini adalah sebuah kota di Belanda yang sering disebut-sebut, terutama jika terkait dengan kisah para pendiri republik ini seperti Bung Hatta, dll.

Berbeda dengan Amsterdam yang ramai dan sibuk, kota ini terkesan sepi dan bisa disebut sebagai kota sejarah. Banyak sekali bangunan kuno di kota ini. Universitas tertua di Belanda juga ada di kota ini, yaitu Uni Leiden, uni tempat Ratu Beatrix berkuliah.

Jika kita naik kereta dari Amsterdam, maka kita akan sampai ke Stasiun Kereta yang namanya Leiden Central.

Leiden Central
Leiden Central

Cerita lebih lanjut tentang Leiden Centraal, saya kisahkan di sini.

Selama di Leiden, saya menginap di Hotel Leiden, sesuai arahan dari panitia penyelenggara acara yang saya hadiri. Cerita lebih lanjut tentang hotel ini bisa dibaca di sini.

Berikut ini adalah salah satu gedung di Universitas Leiden, tempat saya ditugaskan selama seminggu.

Universitas Leiden
Universitas Leiden

Komplek universitas ini merupakan komplek baru, bukan komplek Uni Leiden yang lama di jaman penjajahan Belanda dulu.

Suasana Kota

Berikut ini adalah salah satu sudut di pusat kota Leiden, yang disekitarnya banyak restoran. Ini mungkin semacam taman kota?

Area santai di Leiden
Area santai di Leiden

Di sela-sela acara, saya sempat berkeliling (dengan jalan kaki tentunya) dan menemukan bangunan-bangunan kuno, antara lain:

Sebuah Benteng
Sebuah Benteng yang didirikan 1669

Berikut ini adalah sebuah kincir angin tua yang masih dipelihara.

Wind Mollen (kincir angin) Tua di Pusat Kota
Wind Mollen (kincir angin) Tua di Pusat Kota

Berikut ini adalah sebuah gedung kuno (saya lupa namanya)

Gedung Bersejarah (Museum)
Gedung Bersejarah (Museum)

Berikut ini adalah salah satu taman di pusat kota.

Pemandangan di Tengah Kota
Pemandangan di Tengah Kota

Sungguh indah kan?

Saya bermimpi menghabiskan masa pensiun saya di Leiden 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Leiden – Kota Tua Yang Cantik

  1. Pingback: Pengalaman Mengunjungi Belanda | Cerita untuk Sahabat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s