Advertisements
RSS

Pengalaman Mengunjungi Belanda

01 Aug

Saya ke Belanda pada bulan Juli 2012 untuk tugas kantor ke Universitas Leiden, Belanda. Ada beberapa pengalaman yang bisa saya share untuk para sahabat yang berencana ke sana.

1. Visa

Untuk visa ke Belanda berlaku Visa Schengen. Visa ini berlaku untuk beberapa negara di Eropa lainnya seperti Perancis, Belgia, bahkan Norwegia. Timbul pertanyaan apakah kita bebas mengurus visa di sembarang kedubes negara Eropa? Sepertinya tidak, karena harus disesuaikan dengan tiket pesawat kita. Kedubes mungkin enggan melayani jika kita tidak terbang langsung ke negaranya. Mungkin.

Anda harus mengurus visa jauh-jauh hari. Pengalaman saya yang berangkatnya dadakan karena pengumuman tentang diterima menghadiri acara di Belanda juga rada mepet, ditambah lagi bertepatan dengan musim liburan  summer dimana banyak sekali orang Indonesia yang ke Belanda, menyebabkan saya tidak mendapatkan slot untuk mengurus visa di Kedubes Belanda.Kedubes Belanda terkenal disiplin dan ketat. Jika di website sudah tidak ada slot untuk mengurus visa, tidak perlu mencoba datang langsung ke kedubesnya.

Visa Schengen yang kami dapatkan akhirnya diurus oleh biro jasa melalui Kedubes Prancis. Entah bagaimana ceritanya, saya tidak tahu persis. Kalau tidak salah, orang biro jasa mengarang cerita bahwa kami akan berlibur ke Paris. Untuk mengurus visa, sebelumnya kita sudah harus memesan tiket pesawat dan booking hotel. Mungkin biro jasanya membooking tiket pesawat Jakarta – Paris dan hotel di Paris, setelah visa didapatkan mereka membatalkan booking dan menggantinya dengan rencana sebenarnya, yaitu Jakarta – Amsterdam. Alangkah rumitnya jika semua itu harus dikerjakan sendiri 😦

2. Mata Uang: Euro

3. Tiket Pesawat

Tiket pesawat sudah harus dibooking sebelum mengurus Visa.

Pengalaman saya, sulit mencari kursi Jakarta langsung Amsterdam bila pesannya di bulan Juli. Kami terpaksa mengambil jalan memutar Jakarta – Hongkong – Amsterdam menggunakan Cathay Pacific. Melelahkan? Ya. Saya bahkan sampai harus transit selama 9 jam di Hongkong pada perjalanan kembali ke Jakarta 😦

4. Hotel

Hotel di Belanda sangat mahal, apalagi Amsterdam. Yah, 11-12 lah dengan Singapura. Acara utama saya sebenarnya di Leiden selama seminggu. Selama di Leiden, biaya hotel ditanggung kantor. Saya meng-extends tinggal di Eropa selama 3 hari dengan biaya pribadi. Berasa banget deh bayar hotelnya, 1 jt/malam 😦

5. Aplikasi penunjuk jalan: 9292.nl

Kalau di Singapura ada gothere.sg, maka di Belanda ada 9292.nl.

6. Kartu OV Chipkaart

Identik dengan kartu Ez-link Card punya Singapura. Bisa digunakan untuk pembayaran tiket kereta dan bus. Kartu ini penting digunakan karena ternyata harga tiket dengan cash berlipat-lipat lebih mahal dibanding harga tiket dengan OV Chipkaart.

7. Tempat Wisata di Belanda

Tidak banyak tempat wisata yang saya kunjungi di Belanda karena niatnya memang bukan jalan-jalan. Di antara waktu luang, dan memanfaatkan waktu siang pada musim panas (summer) yang panjang (dari jam 4 pagi sampai jam 10 malam masih terang), saya dan teman sempat mengunjungi tempat-tempat berikut:

  • Amsterdam: mengunjungi museum patung lilin Madame Tussaud, naik bus hop on hop off dan naik Amsterdam Canal Cruise. Keliling Amsterdam dilakukan pada hari pertama sampai di Belanda, sebelum acara utama dimulai. Cerita tentang jalan-jalan di Amsterdam bisa dibaca di sini.
  • Leiden: jalan kaki keliling kota. Tugas kantornya cuma dari jam 8:00 – 17:00. Dari jam 17:00 – 21:00 biasanya kami gunakan untuk berkeliling sekitar Leiden Centraal, sekalian mencari makanan untuk makan malam. Cerita tentang kota Leiden bisa dibaca di sini.
  • Denhaag: Madurodam. Pada hari terakhir bahkan acaranya selesai jam 15:00. Kami pun sempat ke Denhaag dengan naik bus (harusnya naik kereta biar lebih cepat). Berhubung bus yang bolak balik dari Uni Leiden ka Hotel ternyata trayek ke Den Haag, kami akhirnya memutuskan naik bus.
  • Volendam: tempat berfoto menggunakan baju tradisional Belanda dan beli suvenir

Overall, Belanda itu bersih, modern dan sangat indah.

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on August 1, 2012 in Belanda

 

Tags: , , , ,

2 responses to “Pengalaman Mengunjungi Belanda

  1. wiwin

    September 3, 2013 at 3:07 pm

    duuuhh baca ceritanya aja uda kebayang, jadi berasa ikutan kesana ehehehe 😀
    seruu ^^

     
    • kafin

      September 3, 2013 at 3:33 pm

      Terima kasih sudah mampir, Mbak Wiwin 🙂 Semoga segera menyusul main ke sana 😉

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: